Punk dan Anarkisme

10 May

Uhamka-Kilikilik, Ideologi anarkisme memang berkaitan dengan punk sebagai simbol pergerakan. Kaum punk memaknai anarkisme tidak hanya sebatas pengertian politik semata. Dalam keseharian hidup, anarkisme berarti tanpa aturan pengekang, baik dari masyarakat maupun perusahaan rekaman, karena mereka bisa menciptakan sendiri aturan hidup dan perusahaan rekaman sesuai keinginan mereka. Etika semacam inilah yang lazim disebut DIY (do it yourself/lakukan sendiri). Keterlibatan kaum punk dalam ideologi anarkisme ini akhirnya memberikan warna baru dalam ideologi anarkisme itu sendiri, karena punk memiliki ke-khasan tersendiri dalam gerakannya. Anarkisme juga diadopsi sebagai gagasan pemikiran punk dalam lirik-lirik lagu mereka, gerakan punk yang mengusung anarkisme sebagai ideologi lazim disebut dengan gerakan Anarko-punk.

Seperti makna pada umumnya, anarko-punk merupakan bagian dari gerakan punk yang dilakukan baik oleh kelompok, band, maupun individu-individu yang secara khusus menyebarkan ide-ide Anarkisme. Dengan kata lain, Anarko-punk adalah sebuah sub-budaya yang menggabungkan musik punk dan gerakan politik Anarkisme.

Band-band yang mempelopori anarko punk pada awal sejarahnya; era 70’an yaitu; Crass, Conflict, Subhumans, TSOL, Poison Girls, Discharge. Awal tahun 80’an muncul band-band seperti Flux Of Pink Indians, The Mob, Icons Of Filth, Rudimentary Peni, Antisect, Chumbawamba, Oi Polloi, Reagan Youth. Kemudian di akhir tahun 80’an sampai awal 90’an muncul band-band anarko punk seperti; Propagandhi, Anti Flag, Againts Me, Chocking Victim, Wizo, Capitalist Casualties, Atari Teenage Riot, dan masih banyak band-band anarko punk lainnya dalam pergerakan anarkisme dalam komunitas punk di banyak Negara di dunia.

Band-band punk yang mengadopsi gagasan anarkisme, dalam lirik-lirik lagu mereka biasanya menyuarakan dukungan terhadap gerakan anti perang, hak hidup satwa, feminisme, isu lingkungan, kebersamaan, anti kapitalisme, dan beberapa kasus-kasus yang juga banyak diangkat oleh para anarkis pada umumnya. (Arham Arsalan)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: